Mahasiswa Indonesia Jadi Imam Tarawih di Turki!

June 19, 2015

Tidak mudah untuk menjadi imam tarawih di Turki, apalagi bagi warga asing. Namun hal ini berhasil dilakukan oleh Aswar Anas, mahasiswa kelahiran Jakarta, 31 Desember 1994 yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Kastamonu, Turki.

Sistem imam di Turki berbeda dengan di Indonesia. Jika di Indonesia imam menjadi pemimpin masjid tanpa digaji atau hanya memperoleh sumbangan seikhlasnya dari jamaah, di Turki ini profesi imam bisa dibilang cukup menjanjikan. Pasalnya, imam masjid dipekerjakan oleh pemerintah dan digaji bulanan. Walhasil, jadwalnya pun sudah ditetapkan layaknya pekerja kantor. Oleh sebab itu, proses hingga Aswar Anas menjadi imam tarawih tidaklah mudah. Selain karena ia merupakan warga asing, perbedaan madzhab juga menjadi pertimbangan. Sebagai informasi, mayoritas masyarakat muslim Turki menggunakan madzhab Hanafi sedangan Aswar Anas menggunakan madzhab Syafi’i.

Niat yang baik, pasti memberikan hasil yang baik pula. Sejak masih di Indonesia, Aswar Anas sudah pernah mengajar dan menjadi imam. Akhirnya, hafidz Qur’an ini pun diberikan kesempatan untuk menjadi imam pengganti di masjid Haci Darende yang terletak di Kastamonu tidak jauh dari tempat tinggalnya. Keinginannya untuk melanjutkan apa yang pernah ia lakukan di Indonesia pun terwujud.

Ramadan tahun ini, Aswar Anas bahkan dipercaya untuk menjadi imam tarawih selama satu bulan penuh di salah satu masjid Turki. Sebelum menjadi imam tarawih di masjid tersebut, tidak tanggung-tanggung, Aswar Anas mendapat tawaran untuk menjadi imam tarawih di tiga masjid berbeda. Ia pun memutuskan untuk memilih masjid yang pertama kali memberikannya tawaran menjadi imam.

Rupanya, jamaah di masjid tersebut menyukainya. Aswar Anas pun kembali ditawari untuk menjadi imam tetap dan bukan imam pengganti setelah Ramadan kelak. Bukan hanya itu, ia bahkan ditawari untuk menikah dengan muslimah Turki supaya dapat menetap dan menjadi guru di Turki ini. Ia pun hanya tertawa menanggapinya.

Di samping kesibukannya menjadi imam tarawih, Aswar Anas ini juga aktif menjadi pengurus PPI Turki periode 2016-2017 pada departemen Ilahiyat bersama Teuku Akbar Maulana yang juga merupakan hafidz Qur’an. Masya Allah!

comments powered by Disqus