Berita

Ladang Beramal; Ayo Membantu!

SURAT PPI TURKI Ladang Beramal; Ayo Membantu! Mari bantu pelajar Indonesia di Turki yang dalam kesulitan. Beasiswa mereka terputus dan rumah tinggalnya untuk belajar ditutup. Yayasan pemberi beasiswa selama ini sudah lepas tangan karena berseberangan dengan pemerintah. Berbagai upaya terus kita dilakukan ke pemerintah, butuh proses tentunya, tapi akhir September ini, para pelajar disana akan memulai semester baru, butuh sewa rumah baru dan mengalami masa transisi yang tak mudah. Ada yang menyerah, tapi banyak yang ingin melanjutkan kuliah!

Continue reading

Press Release : PPI Turki Salurkan Donasi Suriah

Press Release PPI Turki Salurkan Donasi Suriah Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki kembali menyalurkan bantuan untuk para pengungsi Suriah. Kali ini bantuan disalurkan dalam bentuk sembako berupa beras, minyak goreng, ikan tuna, susu, gula, kornet, kacang dan minuman kepada 100 Kepala Keluarga (KK) awal Agustus kemarin. “Alhamdulillah kita telah berhasil menyalurkan bantuan sebagai amanah para donatur” ungkap Deo Ramadhan, Ketua Departemen Sosial dan Kesejahteraan Pelajar PPI Turki. Departemen Sosial dan Kesejahteraan adalah sebuah instasi yang mengatur atau mengelola segala hal yang berkaitan dengan kegiatan sosial serta kesejahteraan bagi pelajar.

Continue reading

Telah terbit buku Merhaba Türkçe

Alhamdulillahirabbi’l-Âlamîn Berkah di Bulan Suci Ramadhan. Berawal dari catatan ketika belajar Bahasa Turki dikota Izmir 2010 silam, saat ini catatan tersebut sudah menjadi sebuah karya yang mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi banyak orang. Pastinya akan banyak sekali kesalahan, saya pribadi dan rekan saya Al-Akh Abdul Aziz memohon saran dan kritik apabila terjadi banyak kesalahan. Terima kasih Dengan mengucapkan Bismillahirrahmânirrahîm Telah terbit buku baru di LeutikaPrio! Judul : “Merhaba Türkçe” Cerdas Menguasai Tata Bahasa Turki Penulis: Abdul Aziz, B.A.

Continue reading

Mahasiswa Indonesia Jadi Imam Tarawih di Turki!

Tidak mudah untuk menjadi imam tarawih di Turki, apalagi bagi warga asing. Namun hal ini berhasil dilakukan oleh Aswar Anas, mahasiswa kelahiran Jakarta, 31 Desember 1994 yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Kastamonu, Turki. Sistem imam di Turki berbeda dengan di Indonesia. Jika di Indonesia imam menjadi pemimpin masjid tanpa digaji atau hanya memperoleh sumbangan seikhlasnya dari jamaah, di Turki ini profesi imam bisa dibilang cukup menjanjikan. Pasalnya, imam masjid dipekerjakan oleh pemerintah dan digaji bulanan.

Continue reading